Tuesday, 19 May 2020

Aku mungkin bukan dari seribu orang yang paham bagaimana rasanya tidak memaafkan. aku masih gigih dengan keadaaan yang sama. Berharap perjuangan untuk direstui semesta. Aku fokus pada semesta yang enggan berpihak, aku lupa "kamulah yang tidak menginginkan itu". sekian lama aku menapakkan kaki sendiri untuk hubungan yang berlandaskan "Kita". aku sadar "aku berjalan untuk aku".


menepi.
luka.
senyum.
mengakhiri.
luka.


Hanya ada aku yang terluka, tidak! aku melukai aku hingga aku dilukai aku.

No comments:

Post a Comment